
Badung, Undhira Bali-Teladan dan Unggulan.
Rabu, 13 Mei 2026, bertempat di gedung E lantai 3 Universitas Dhyana Pura melalui Lembaga Karakter menyelenggarakan kegiatan seminar dan mini workshhop. Acara ini bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Dhyana Pura. Acara Seminar dan Mini Workshop ini dibuka resmi oleh Rektor Universitas Dhyana Pura Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, S.E., M.M.A., M.A. yang diwakilkan oleh Dekan Fakultas Teknik Informasi Universitas Dhyana Pura, Gerson Feoh, S. Kom., M.T., Kepala Program Studi Sistem Informasi Ida Bagus Neo Kurnia Amadea, S.TP., M.T.
Kegiatan ini sangat penting karena bisa bertukar ide atau gagaasan bisnis yang akhirnya bisa diwujudkan menjadi sebuah bisnis, ujar Bapak Gerson. Melalui Dekan FTI, Rektor berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan baik, yang pada gilirannya akan memberikan wawasan yang luas tentang ide bisnis hingga ide bisnis tersebut terwujud/nyata. Hadir juga Kepala Bagian Lembaga Karakter Dr. Christimulia Purnama Trimurti, S.E., S.H., M.M., Kepala Bagian Kemahasiswaan Trucer Study dan Alumni I Gde Dhika Widarnandana, S. Psi., M. Psi., Psikolog. Peserta Seminar dan Mini Workshop ini juga dihadiri dari puluhan siswa dari SMKS Wira Harapan.
Narasumber dalam acara Seminar dan Mini Workshop ini adalah I Gusti Agung Dwi Permana Merta Yoga, S. Kom., CIBIA. Sebagai moderator adalah Evania Bita Poety, Ketua Hima Sistem Informasi. Seminar ini bertujuan untuk memberikan wawasan praktis mengenai bagaimana membangun mentalitas seorang CEO, memahami peluang pasar, serta mengembangkan ide bisnis menjadi usaha nyata yang mampu bersaing di era digital. Peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari personal branding, strategi pemasaran digital, hingga pengelolaan keuangan usaha. Banyak anak muda memiliki ide yang luar biasa, tetapi masih ragu untuk memulai. Struktur bisnis itu sebenarnya sederhana hanya menyangkut masalah, solusi, dibayar, artinya bahwa setiap masalah itu sebuah peluang, jika kita menawarkan solusi yang berakhir pada penjualan (dibayar). Dalam membangun sebuah ide bisnis juga ada urutan-urutannya yaitu: ingin, mikir, ragu, tunda, aman (karena tidak melakukan makanya aman). Karenanya Kak Merta mengharap semua tidak akan ada artinya kalau tidak “do” atau melakukan/action. Melalui seminar ini bisnis bukan hanya sekadar impian, melainkan sesuatu yang dapat diwujudkan dengan strategi, konsistensi, dan keberanian mengambil peluang. Selain sesi pemaparan materi, seminar juga menghadirkan sesi diskusi interaktif dan sharing pengalaman dari narasumber sebagai pelaku UMKM yang telah berhasil membangun usahanya dari nol. Peserta terlihat aktif mengajukan pertanyaan terkait tantangan memulai bisnis, cara mendapatkan pelanggan pertama, hingga strategi mempertahankan usaha di tengah persaingan pasar. Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh semangat dan motivasi. Para peserta berharap seminar seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wadah pembelajaran sekaligus pengembangan jiwa kewirausahaan bagi generasi muda. Tanpa banyak pembahasan, narasumber langsung melakukan diskusi, menanyakan ke peserta tentang ide bisnisnya. Kurang lebih ada 9 orang peserta yang diskusi antar temannya, lalu diminta untuk mengungkapkan ide bisnisnya ke peserta lain. Melalui seminar “CEO Starter Pack di Era Digital: Manifestasi Bisnis Jadi Nyata”, diharapkan lahir calon-calon entrepreneur baru yang tidak hanya memiliki ide kreatif, tetapi juga mampu mengimplementasikan gagasan bisnis menjadi usaha nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian daerah. Di session terakhir dijelaskan antara lain bahwa memulai bisnis tidak harus mulai dari yang besar, namun dari ide yang kecil, sederhana yang penting dilakukan, imbuhnya.
Tema seminar “CEO Starter Pack di Era Digital: Manifestasi Bisnis Jadi Nyata” memiliki hubungan yang sangat erat dengan karakter ke-3 Intra-Entrepreneurship yang menjadi salah satu nilai utama di Universitas Dhyana Pura. Karakter Intra-Entrepreneurship menekankan pada kemampuan individu untuk berpikir kreatif, inovatif, mandiri, berani mengambil peluang, serta mampu menciptakan nilai dan solusi di lingkungan kerja maupun masyarakat. Karakter Intra-Entrepreneurship menekankan pentingnya kemampuan seseorang untuk menciptakan peluang, berpikir visioner, serta memiliki keberanian dalam mewujudkan ide menjadi tindakan nyata. Melalui seminar ini, mahasiswa diajak memahami bahwa menjadi seorang “CEO” bukan hanya tentang memimpin perusahaan besar, tetapi tentang bagaimana seseorang mampu memimpin dirinya sendiri, membangun kepercayaan diri, serta memiliki mental pantang menyerah dalam proses mencapai tujuan. Seminar ini menjadi sarana pengembangan soft skills mahasiswa, seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga problem solving. Kemampuan-kemampuan tersebut merupakan fondasi penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Diakhir acara diserahkan sertifikat kepada narasumber dan moderator oleh Ketua Program Studi Sistem Informasi.