Komitmen membangun kampus yang tangguh dan aman terus diperkuat oleh Universitas Dhyana Pura melalui pelaksanaan latihan siaga bencana rutin setiap tanggal 26 setiap bulan. Pada Hari Kamis, 26 Februari 2026 Tim Satgas Kebencanaan Universitas Dhyana Pura bersama mahasiswa yang tergabung dalam UKM KSR PMI mengadakan latihan di siang hari dengan mememperdengarkan suara sirine tanda bahaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari budaya kesiapsiagaan kampus dalam menghadapi berbagai potensi bencana, mulai dari gempa bumi, kebakaran, hingga cuaca ekstrem yang dalam dua bulan terakhir kerap terjadi di sejumlah wilayah Bali. Latihan ini dilaksanakan secara terstruktur dengan simulasi evakuasi, penggunaan jalur penyelamatan, hingga titik kumpul aman. Seluruh sivitas akademika—mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan ikut berpartisipasi aktif. Sirene tanda bahaya dibunyikan sebagai penanda dimulainya simulasi, diikuti dengan prosedur evakuasi sesuai standar keselamatan.

Dalam dua bulan terakhir, intensitas hujan lebat disertai angin kencang di Bali menjadi pengingat pentingnya kesiapan menghadapi bencana hidrometeorologi. Kondisi cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan banjir, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas perkuliahan. Oleh karena itu, latihan rutin ini dinilai sangat relevan sebagai langkah mitigasi dan edukasi preventif. Pelaksanaan latihan siaga bencana ini juga menjadi ruang penguatan Karakter Keberagaman yang menjadi bagian dari nilai Universitas Dhyana Pura. Seluruh peserta berasal dari latar belakang suku, agama, budaya, dan program studi yang beragam. Dalam situasi simulasi darurat, tidak ada sekat identitas yang ada hanyalah solidaritas dan kepedulian satu sama lain. Karakter keberagaman terlihat ketika mahasiswa saling membantu tanpa memandang perbedaan. Ada yang membantu teman yang mengalami kepanikan, ada yang memastikan jalur evakuasi tetap tertib, dan ada pula yang membantu dosen maupun staf yang membutuhkan pendampingan. Nilai empati dan kebersamaan tumbuh secara alami dalam situasi latihan tersebut.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebencanaan Universitas Dhyana Pura juga berperan aktif dalam memberikan informasi rutin terkait kondisi kebencanaan di Bali. Informasi tersebut disampaikan secara berkala melalui berbagai kanal komunikasi kampus, mulai dari pengumuman resmi, media sosial, hingga grup koordinasi internal, sehingga seluruh sivitas akademika dapat memperoleh pembaruan situasi secara cepat dan akurat. Dalam dua bulan terakhir, Satgas secara intensif menyosialisasikan perkembangan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Bali. Peringatan mengenai potensi hujan lebat, angin kencang, gelombang tinggi, hingga kemungkinan banjir dan pohon tumbang disampaikan sebagai langkah antisipatif agar mahasiswa dan dosen dapat meningkatkan kewaspadaan, baik di lingkungan kampus maupun di tempat tinggal masing-masing. Tidak hanya menyampaikan informasi kondisi terkini, Satgas Kebencanaan juga memberikan prakiraan potensi risiko yang dapat terjadi ke depan. Edukasi mengenai langkah mitigasi, panduan keselamatan, serta prosedur darurat terus diingatkan agar seluruh warga kampus tidak panik dan tetap mengikuti arahan resmi ketika situasi darurat terjadi.

Peran aktif Satgas ini memperkuat efektivitas latihan siaga bencana rutin setiap tanggal 26. Informasi yang diperoleh dari perkembangan situasi nyata di lapangan menjadi bahan evaluasi dan penyesuaian skenario simulasi, sehingga latihan tetap relevan dengan kondisi kebencanaan yang aktual di Bali. Latihan ini mengajarkan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab kolektif. Dalam kondisi bencana, perbedaan latar belakang menjadi tidak relevan; yang utama adalah kerja sama dan komunikasi yang efektif. Keberagaman justru menjadi kekuatan karena setiap individu membawa perspektif, kemampuan, dan respons yang berbeda dalam menghadapi situasi darurat. Melalui program rutin setiap tanggal 26 ini, Universitas Dhyana Pura tidak hanya membangun sistem keamanan kampus, tetapi juga membentuk pribadi-pribadi yang tangguh, peduli, dan mampu bekerja sama dalam keberagaman. Dengan kesiapsiagaan yang terlatih dan solidaritas yang kuat, kampus optimis dapat menghadapi berbagai potensi bencana secara lebih siap dan terkoordinasi di masa mendatang.

Membangun Kampus Tangguh, Universitas Dhyana Pura Konsisten Melakukan Latihan Siaga Bencana